Minggu 20-Mei-2012
Ahad 28 Jam Akhir 1433
Website ini bisa diakses versi mobile-nya di gadget Anda!
Menu Utama
Iklan





Hit Counter

 
Program

PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI
PASCA BENCANA ERUPSI MERAPI 

Erupsi Merapi yang terjadi tanggal 26 oktober 2010 itu adalah awal dari segala kerusakan material maupun non material. Dampak erupsi Merapi bagi warga sekitar merapi diantaranya: kerusakan pada bentuk aset bangunan/rumah tinggal, perabotan rumah tangga, sarana transportasi dan juga kerusakan pada jenis asset ekonomi (usaha) lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa bencana erupsi Merapi telah banyak merusak berbagai jenis asset individu, sehingga berimplikasi pada berkurangnya nilai guna dari asset tersebut yang secara otomatis berimplikasi pada perubahan pola konsumsi warga dan ekonomi warga merapi tersebut. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 12:06:14      ||       Dilihat : 22 Kali

Pemberdayaan Perajin Batik Tulis Imogiri Bantul

Gempa bumi yang melanda Jogjakarta dan Jawa Tengah, mengakibatkan hilangnya aset produktif dan peluang ekonomi bagi para pelaku usaha, di antaranya yang berada di Kabupaten Bantul dan sekitarnya.  Dampak tersebut dirasakan sangat berat terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini memiliki modal terbatas.  Aset usaha yang mereka miliki berupa peralatan dan  rumah produksi banyak yang hilang dan rusak tertimpa bencana. 

Hingga tiga bulan pasca bencana, ternyata masih banyak pelaku usaha ekonomi dengan skala mikro yang belum memulai kembali melakukan aktivitasnya. Ini dikarenakan ketiadaan aset, baik berupa modal maupun alat produksi untuk berusaha kembali. Termasuk di antaranya para perajin batik tulis di sekitar makam Imogiri.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Selasa, 12 Januari 2010 21:47:58      ||       Dilihat : 1828 Kali

Pemberdayaan Ekonomi Korban Tsunami Ciamis

Desa Legok Jawa merupakan salah satu desa yang terkena dampak tsunami 17 Juli 2006. Desa ini tergolong desa yang paling parah terkena dampak tsunami, karena selain lokasinya tepat di pinggir pantai selatan, antara pantai dengan desa hampir tiada batas. Terdapat satu kampung yakni kampung Cibuluh yang tergolong terisolir dari kampung lainnya. Kedua jembatan yang menghubungkan ke kampung lainnya hilang terbawa air laut. Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Sabtu, 25 Juli 2009 22:04:38      ||       Dilihat : 2563 Kali

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Nelayan Pascatsunami Kebumen

Tsunami 17 Juli 2006 melibas pesisir selatan Kebumen. Wilayah terdampak paling parah di antaranya Kecamatan Ayah. Pendampingan diberikan, karena korban tsunami yang rata-rata nelayan membutuhkan keberlangsungan penghidupan.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Sabtu, 25 Juli 2009 22:03:32      ||       Dilihat : 1934 Kali

Pemulihan Ekonomi Situ Gintung

Bantuan dari Dompet Dhuafa Republika menyentuh daerah terdampak jebolnya  Situ Gintung masuk ke fase pemulihan ekonomi. Sebagaimana program-program pemberdayaan ekonomi pascabencana lainnya, penanganan daerah di Ciputat Selatan ini oleh Masyarakat Mandiri, digunakan strategi pendampingan sebagai kunci keberhasilan program. Dana bantuan mulai dimanfaatkan warga sebagai modal usaha. Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 08 Juli 2009 12:11:39      ||       Dilihat : 2539 Kali

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Ekonomi dan Kegiatan Konservasi Desa Ciherang Pondok dan Desa Ciderum, Kecamatan Caringin.

Program diselenggarakan bekerjasama dengan PT Tirta Investama (Danone Aqua) merupakan salah satu program CSR yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Selengkapnya ...
Diposting oleh Rabu, 14 September 2011 16:15:01      ||       Dilihat : 18 Kali

PENGADAAN SARANA AIR BERSIH & MCK BERBASIS MASYARAKAT DI CARINGIN, KABUPATEN BOGOR

Program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) merupakan salah satu program dan aksi nyata Masyarakat Mandiri dan masyarakat dengan dukungan PT Tirta Investama, untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Selengkapnya ...
Diposting oleh Rabu, 14 September 2011 16:08:12      ||       Dilihat : 12 Kali

Klaster Mandiri Lebak  - Banten  
 
Program dijalankan di wilayah Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, terutama di desa-desa Badui Luar dan masyarakat di luar Suku Badui, dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi yang lebih baik dari wilayah lain serta memiliki jumlah penduduk miskin yang cukup tinggi. Selengkapnya ...
Diposting oleh Rabu, 14 September 2011 15:14:15      ||       Dilihat : 10 Kali

Klaster Mandiri Blora  - Jawa Tengah  

Program Klaster Mandiri di Blora berintikan Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Industri Rumah Tangga Berbasis Pangan. Program ini mendukung Percepatan Pertumbuhan Sektor Riil Melalui Kegiatan Pengembangan Industri Rumah Tangga Berbasis Pangan yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Selengkapnya ...
Diposting oleh Rabu, 14 September 2011 15:00:26      ||       Dilihat : 13 Kali

Klaster Mandiri Bantaeng – Sulawesi Selatan

Kabupaten Bantaeng memiliki letak geografis yang strategis dengan memiliki alam tiga dimensi yakni bukit pegunungan, lembah dataran dan pesisir pantai dengan dua musim. Dengan letak yang strategis tersebut Kabupaten Bantaeng memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan baik sektor kelautan-perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan serta sektor pariwisata. Beragamnya potensi yang ada di Kabupaten Bantaeng tidak selaras dengan kondisi perekonomian masyarakat yang secara umum masih berada di bawah garis kemiskinan. Pada Tahun 2010 ini tercatat sekitar 38,20 % penduduk miskin atau 67.503 jiwa dari sekitar 176.708 jiwa penduduk Kabupaten Bantaeng. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 11:19:02      ||       Dilihat : 41 Kali

Klaster Mandiri Zona Madina – Parung Bogor 

Pengembangan kawasan Zona Madina yang terletak di wiayah Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor merupakan salah satu program Dompet Dhuafa yang dalam perencanaannya akan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan program pengembangan masyarakat yang bersifat sosial maupun ekonomi. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 11:09:38      ||       Dilihat : 40 Kali

Klaster Mandiri Kulon Progo - Jawa Tengah

Salah satu wilayah yang dijadikan sasaran program di Kabupaten Kulon Progo adalah Kecamatan Kokap, dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut memenuhi kriteria program di mana masih cukup tingginya jumlah penduduk yang kategori prasejahtera dan di lain sisi potensi sumberdaya lokalnya masih mungkin untuk dikembangkan sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Selasa, 13 September 2011 11:07:36      ||       Dilihat : 38 Kali

PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN MELALUI PROGRAM PENGUATAN KELEMBAGAAN KLASTER IKAN KERING DI PULAU PASARAN-BANDAR LAMPUNG

Bank Indonesia (BI) Lampung memberikan bantuan berupa pembinaan bagi para kelompok pengolah ikan kering di Pulau Pasaran. Pembinaan tersebut bertujuan untuk membantu mengangkat produktivitas masyarakat di pulau itu. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 22 Februari 2011 14:05:34      ||       Dilihat : 1051 Kali

Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Ekonomi dan Kegiatan Konservasi

Program yang diselenggarakan oleh PT Tirta Investama (Danone Aqua) bekerjasama dengan Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa dan masyarakat ini merupakan salah satu program CSR yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Wilayah pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di Desa Ciherang Pondok dan Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Program yang berbasiskan pada potensi lokal ini berupaya mengoptimalkan potensi di kedua desa tersebut untuk menyelesaikan masalah yang ada. Sehingga diharapkan seluruh sektor ekonomi yang ada mulai dari sektor usaha-usaha kecil (industri rumah tangga) dapat berkembang dengan baik, kegiatan kepedulian terhadap lingkungan (konservasi) dapat berjalan di wilayah-wilayah kawasan yang kritis dan wilayah penghijaun Ring I Aqua.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 22 Februari 2011 13:41:34      ||       Dilihat : 1088 Kali

  PENGUATAN USAHA MIKRO KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA

BERBASIS KLUSTER MAKANAN RINGAN DI CIAMIS

Peran dan kontribusi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam membangun perekonomian nasional Indonesia telah terbukti nyata dan tidak perlu diragukan lagi. Setumpuk bukti atas peran UKM ini telah banyak dikemukakan oleh berbagai pihak melalui berbagai riset, publikasi dan berita di media massa. Menurut data hasil Sensus Ekonomi 2006 (BPS, 2007), jumlah pelaku usaha di luar sektor pertanian adalah 22,7 juta, dengan 83,43 persennya adalah usaha mikro dan 15,84 persennya adalah usaha kecil. Sektor usaha mikro, kecil dan menengah juga menyerap 89,98 persen dari sekitar 50 juta tenaga kerja yang bekerja di sektor ekonomi non pertanian.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 24 Maret 2010 06:34:10      ||       Dilihat : 2310 Kali

PENGEMBANGAN IRT MINYAK ATSIRI BERBAHAN SEREH WANGI

BERBASIS KOMUNITAS PETANI LAHAN KERING

Usaha budidaya tanaman atsiri termasuk sereh wangi memiliki prospek dan layak untuk dikembangkan sebagai usaha alternative. Mengembangan sereh wangi bisa dengan mengoptimalkan potensi lahan kering dengan mengelola sekitar hutan (PHBM=pengelolaan hutan berbasis masyarakat) serta menggerakkan potensi ekonomi di perdesaan melalui usaha kecil berbasis sumber daya local. Pada gilirannya tentu dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk di desa-desa di daerah perbukitan dan pinggir hutan. Usaha budidaya dan IKM atsiri layak untuk dikembangkan sebagai salah satu usaha alternatif  yang dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk di desa-desa miskin sekitar daerah  lahan kering dan pinggir hutan.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 24 Maret 2010 06:24:34      ||       Dilihat : 2149 Kali

 PEMBERDAYAAN PETANI DAN KELUARGANYA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS SINGKONG

Ubi kayu sudah lama menjadi tanaman pangan (food crops) penting di Indonesia, ketiga setelah padi dan jagung. Jumlah produksi tahunan pada tahun 2004 diperkirakan mencapai 18.473.960 ton, menjadikan Indonesia sebagai produsen terbesar dunia selain Brazil, Thailand, India, Peru dan Kolombia. Meski begitu, produktivitas per-ha lahan masih relatif rendah, yaitu 16,4 ton/ha dibandingkan dengan 40 ton/ha yang dicapai dalam sebuah program  ujicoba di Trenggalek pada tahun 2006.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 24 Maret 2010 06:13:28      ||       Dilihat : 1943 Kali

Pemberdayaan Komunitas Petani Kelapa Berbasis Usaha Kelompok di Pacitan

Petani kelapa di sentra kelapa di Pacitan termasuk komunitas terpinggirkan. Gula merah adalah hasil produksi utama usaha yang berlangsung turun-temurun. Namun, para petani sekaligus perajin gula di Pacitan belum menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

Gula dibeli dengan harga murah oleh bakul, sehingga margin keuntungan yang menjadi andalan meraih kesejahteraan keluarga terbilang kecil. Karena, secara umum mereka tak memiliki akses pasar, selain soal mutu gula yang masih potensial untuk di-upgrade.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 23:08:08      ||       Dilihat : 2021 Kali

Kampung Itik Terpadu

Wilayah pantura merupakan sentra peternak itik. Namun, kebanyakan warga belum mampu merengkuh kesejahteraan dari hajat beternak itik. Program Kampung Itik Terpadu berusaha menjawab persoalan ini dengan menggunakan pendekatan program Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL)/ local economic development. 


PEL sendiri bertujuan memberikan peluang kepada suatu kelompok masyarakat miskin produktif untuk berperan dan berinisiatif menggerakkan sumberdaya-sumberdaya lokal untuk membangun komunitas tersebut. PEL adalah sebuah upaya untuk mengendalikan aktivitas ekonomi bagi masyarakat yang dilakukan langsung oleh para pelaku usaha lokal yang berskala mikro dan kecil (UMK) yang akan merangsang pengembangan ekonomi lokal guna mengintegrasikan daerah terbelakang ke dalam sistem.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 23:06:09      ||       Dilihat : 2308 Kali

Kampung Hayati Sentra Tahu Iwul

Program Kampung Hayati Sentra Tahu bertumpu pada tiga hal: peningkatan kesejahteraan, pengelolaan limbah dan konsep kampung hayati. Proses-proses yang sudah dilakukan dalam program pemberdayaan klaster perajin tahu adalah dengan pembiayaan usaha dan pendampingan. Pendampingan mendorong perbaikan manajemen usaha pembuat tahu, secara perorangan maupun kolektif. 


Terkait dengan pasar dan jaringan, pendampingan memfasilitasi perajin tahu melalui serangkaian aktivitas yang mendorong mereka agar memiliki daya tawar yang lebih kuat. Komunitas diarahkan supaya mampu mengakses pasar yang lebih besar, dalam skala regional. Hal ini ditopang dengan ikhtiar pembinaan rutin tentang pengelolaan cara produksi yang sesuai dengan standar kesehatan. Para mitra dampingan di antaranya mengikuti penyuluhan dari Dinas kesehatan, selain aparat pemerintahan dari tingkat desa hingga kecamatan.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 23:04:02      ||       Dilihat : 1623 Kali

Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Revitalisasi Posyandu yang Didukung oleh Usaha Ekonomi Produktif

Inilah sebuah ikhtiar mengikis salah satu problem kesehatan, dengan pemberdayaan ekonomi. Masyarakat Mandiri bergandeng tangan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), mendedikasikan ikhtiar ini untuk kepentingan menaikkan derajat kesehatan ibu dan anak melalui lembaga Posyandu. MM menggarap sisi pemberdayaan komunitas (termasuk ekonomi), yang beriringan dengan program kesehatan khususnya Posyandu yang ditangani oleh Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Republika. Posyandu sendiri merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Dengan model pemberdayaan komunitas, program ini menggarap sisi inisiatif dan pelembagaan masyarakat untuk keberlanjutan Posyandu.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 23:01:00      ||       Dilihat : 1872 Kali

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pekerja Migran Cianjur, Sukabumi, dan Kendal

Pengiriman Tenaga Kerja Indonesia terdapat potensi besar yang bisa dikembangkan yaitu pemanfaatan remitensi untuk pengembangan ekonomi keluarga. Remitensi yang dikirim ke beberapa daerah dapat mengurangi kemiskinan di wilayah pedesaan. Keluarga memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan pangan, perumahan, pendidikan dan kesehatan. 
Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 22:58:30      ||       Dilihat : 1925 Kali

Revitalisasi Agro Industri ITTARA Subur Jaya (SJ) Dompet Dhuafa di Lampung

Berdiri tahun 1998, Industri Tepung Tapioka Rakyat (ITTARA) Subur Jaya (SJ) Dompet Dhuafa di Desa Tambah Subur, Way Bungur, Lampung Timur memproduksi tepung tapioka. Setelah beberapa kali berganti manajemen dan mengalami pasang surut produksi, industri berbasis rakyat ini dikelola oleh Masyarakat Mandiri pada 2007. Masyarakat Mandiri melakukan revitalisasi pada industri bagi petani singkong ini dengan beberapa kegiatan, di antaranya:  Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 22:55:09      ||       Dilihat : 2010 Kali

Program Revitalisasi P4K

Program Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan kerja sama Masyarakat Mandiri bekerja sama dengan Health Service Program (HSP) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Program ini didedikasikan untuk turut menekan angka kematian ibu dan bayi serta upaya kesehatan lebih mudah diakses masyarakat.   Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 22:52:31      ||       Dilihat : 2405 Kali

Gerakan Lima Kilogram Gula untuk Pendidikan

Perbaikan pendidikan di desa tak bisa melepaskan keterlibatan berbagai komponen masyarakat. Untuk mendorong perbaikan bisa dilakukan pendekatan peningkatan kapasitas tenaga pengajar, dan daya dukung orang tua siswa. Program hasil kerja sama Masyarakat Mandiri dengan 


Japan International Cooperation Agency (JICA) ini berintikan pemberdayaan ekonomi produktif bagi para orang tua untuk menyokong kesinambungan pendidikan anak-anak mereka. 

Gerakan Lima Kilo Gula Kelapa (GELIPA) program ini dinamai. Sebuah ajakan dan ikhtiar terprogram untuk membudayakan kebiasaan menabung dan membayar uang sekolah dengan gula kelapa. Potensi kelapa di daerah sasaran cukup besar, sehingga banyak warga yang memanfaatkan nira kelapa untuk dijadikan gula merah. Berbagai langkah penguatan kapasitas dijalankan, baik bagi para orang tua murid dan para pendidik di desa dampingan.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 08 Juli 2009 12:39:33      ||       Dilihat : 2229 Kali

Telkomsel Berbagi Kemandirian

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 08 Juli 2009 12:06:39      ||       Dilihat : 2215 Kali

 Ketahanan Pangan - Pemberdayaan Petani Ubi Jalar Kuningan

Berdasarkan definisi ketahanan pangan dari FAO (1996) dan UU RI No. 7 tahun 1996, yang mengadopsi definisi dari FAO, ada 4 komponen yang harus dipenuhi untuk mencapai kondisi ketahanan pangan yaitu: kecukupan ketersediaan pangan; stabilitas ketersediaan pangan tanpa fluktuasi dari musim ke musim atau dari tahun ke tahun, aksesibilitas/keterjangkauan terhadap pangan serta Kualitas/keamanan pangan.

Isu berkembangnya konsep ketahanan pangan dipengaruhi oleh penurunan kapasitas produksi domestik dengan rata-rata pertumbuhan kurang dari satu persen, sedangkan pertambahan penduduk sebesar 1,2 persen per tahun. Di sisi lain, kapasitas produksi pangan, kepemilikan lahan dan penguasaan petani terhadap teknologi tepat guna cenderung menurun.

Masyarakat Mandiri sebagai lembaga pendampingan masyarakat, ingin berkontribusi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional melalaui program Ketahanan Pangan Berbasis Ubi jalar. Masyarakat mandiri melakukan dampingan secara intensif terhadap komunitas petani ubi di kabupaten Kuningan Jawa Barat melalui penguatan jaringan pasar, pengolahan aneka usaha turunan, dan pengelolaan kelembagaan.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Senin, 06 Juli 2009 23:09:39      ||       Dilihat : 3389 Kali

Micro Enterprise Empowering Program

Tanggung jawab dunia usaha melalui Corporate Social Responsibility salah satunya diwujudkan dalam bentuk Community Development. PT Arun NGL mempercayakan Dompet Dhuafa Republika untuk program pemberdayaan ekonomi sekitar wilayah operasi perusahaan.   Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Senin, 06 Juli 2009 22:07:52      ||       Dilihat : 2323 Kali

Pedagang Tangguh Kerjasama DD dengan Miwon Selengkapnya ...
Diposting oleh Senin, 13 Februari 2012 15:15:03      ||       Dilihat : 0 Kali

Pendampingan Pengrajin Usaha Mikro Masyarakat Pesisir berbasis Produk Aneka Olahan Ikan di Sidoarjo

Pengembangan usaha disektor tambak ikan, udang dan kerang di daerah pesisir ternyata berpotensi untuk menghasilkan nilai tambah lain berupa produk-produk turunan yang dapat menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi nelayan dan petani, produk tambahan tersebut yaitu kerupuk ikan, udang, kerang, kupang dan petis serta terasi. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 11:54:37      ||       Dilihat : 20 Kali

Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart

Seperti halnya di beberapa kota besar lainnya, di Kota Depok juga terdapat banyak pedagang kaki lima yang menjajakan komoditas jualannya di jalan-jalan, terutama yang terklihat di sepanjang jalan Margonda raya. Aspek kemananan dari sanitasi, higienitas dan bahan tambahan pangannya seperti pewarna, pengenyal, pemanis, pengempuk, pengawet dan lain sebagainya dapat dinilai masih dalam kategori kritis. Tentunya fakta empiris di lapangan ini patut untuk mendapatkan perhatian dan penyikapanlebih lanjut. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 11:46:21      ||       Dilihat : 19 Kali

PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN YAYASAN PESONA MITRA

Pada umumnya, akses dan  peran serta perempuan dalam konteks sosio-kultural di Indonesia kerapkali masih terbatas. Hal ini diketahui misalnya dari sistem nilai yang berlaku, bahwa perempuan yang baik adalah mereka yang berkewajiban mengelola urusan domestik (rumah tangga) saja. Sedangkan kaum lelaki memiliki keleluasaan dan posisi tawar yang tinggi dalam perekonomian rumah tangga dengan berkiprah di wilayah publik. Fakta sosial ini kemudian semakin meneguhkan kedudukan lelaki sebagai satu-satunya pihak yang berwenang dalam setiap pengambilan keputusan strategis persoalan ekonomi rumah tangga, termasuk menyikapi problematika kemiskinan yang dialaminya dan upaya mewujudkan kesejahteraan. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 11:39:46      ||       Dilihat : 22 Kali

PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA

Selain sebagai Ibukota dan  pusat pemerintahan Negara Indonesia, Jakarta merupakan Kota Metropolitan yang berkembang sebagai pusat bisnis dengan tingkat kemajuan perekonomian yang  pesat ketimbang daerah lain. Fakta ini mengundang minat eksodus  atau urbanisasi penduduk pendatang dari berbagai daerah ke Jakarta, dengan tujuan hendak mengadu nasib. Bagi para penduduk yang tidak memiliki kualifikasi dan saluran-saluran memperjuangkan klas sosio-ekonominya, akan tersisih dengan keterbatasan pilihan mata pencaharian yang ada. Selengkapnya ...
Diposting oleh Selasa, 13 September 2011 11:25:34      ||       Dilihat : 48 Kali

PROGRAM KPMS SURABAYA

Para pelaku usaha mikro makanan jajanan memiliki peluang yang besar untuk menyerap tenaga kerja. Hal ini dapat mengurangi tingkat pengangguran di kota-kota besar dan meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan para pelaku usaha mikro ini agar usaha-usaha mereka bisa berkembang optimal.

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Rabu, 24 Maret 2010 06:06:05      ||       Dilihat : 2081 Kali

PEMBERDAYAAN PEDAGANG MAKANAN JAJANAN DAN UKM DI SEKITAR PASAR INDUK KRAMAT JATI

Program ini merupakan sebuah program lanjutan dari program pemberdayaan pengasong yang telah terhenti sejak tahun 2008. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur tempat berdirinya gedung Z Point. Program ini memberdayakan masyarakat sekitar yang mayoritas adalah penduduk usia produktif dengan pendidikan yang rendah. Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Selasa, 15 September 2009 21:20:10      ||       Dilihat : 1740 Kali

Pemberdayaan Pedagang Makanan di Kampus IPB

Selama ini Masyarakat Mandiri menggarap pemberdayaan komunitas perkotaan (urban) yang bergerak di sector usaha makanan jajanan dari tahun 2006. Kalangan kampus, khususnya Intitut Pertanian Bogor (IPB)  tertarik menerapkan program serupa untuk dijalankan di lingkungan kampus. Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Selasa, 15 September 2009 21:13:18      ||       Dilihat : 2660 Kali

Program Yang Muda Yang Mandiri (YM2)

Program ini digulirkan sebagai salah satu solusi untuk menjawab sedikit permasalahan besar yang dihadapi kalangan muda khususnya dan bangsa Indonesia umumnya, yaitu tingginya masalah pengangguran. Dengan bergulirnya program ini , diharapkan ada respon positif dari lembaga-lembaga lain yang concern terhadap masalah pengangguran, terutama pemerintah. Program menyasar usia muda yang potensial berbasis kelompok atau usaha bersama.  Selengkapnya ...
Diposting oleh Minggu, 26 Juli 2009 22:46:01      ||       Dilihat : 1309 Kali

Pemberdayaan Komunitas Pelaku Usaha Mikro Makanan Jajanan Rentan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Berbahaya (BTP) di Perkotaan

Isu makanan jajanan mengandung bahan kimia berbahaya (formalin, boraks, rhodamin B, dan lain-lain) berpengaruh buruk terhadap penjualan produk pedagang makanan jajanan, terutama di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Hal ini berakibat pada penurunan pendapatan mereka. 

Pemberdayaan ekonomi komunitas dilakukan melalui pendampingan berupaya untuk meningkatkan taraf hidup pelaku usaha mikro makanan jajanan ini dengan program pemberdayaan pelaku usaha mikro makanan jajanan di Jabodetabek dalam bentuk pendampingan usaha, penguatan modal, pembinaan kelompok dan penumbuhan pola jaminan keamanan pangan yang berbasis komunitas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka baik dari aspek ekonomi dan sosial.
Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Minggu, 26 Juli 2009 22:28:18      ||       Dilihat : 1774 Kali

Pemberdayaan Kelompok Pengusaha Makanan Sehat

Program ini melanjutkan program urban sebelumnya, Program Pemberdayaan Usaha Mikro Makanan Jajanan yang Rentan Penggunaan Tambahan Berbahaya (BTP), menjangkau wilayah Jabodetabek. Hanya saja, program mutakhir ini menyasar penerima manfaat para pedagang dengan beberapa anak buah yang menjajakan makanan jajanan di wilayah metropolitan. Penentuan para pedagang atau bos sebagai pemetik manfaat dengan pertimbangan, lebih mudah diarahkan dalam soal mutu dan keamanan makanan, mudah memperoleh standar PIRT, serta peningkatan kemajuan usaha lebih jelas dengan konsekuensi peningkatan ekonomis bagi anak buahnya.  

Selengkapnya ...
Diposting oleh Hery D. Kurniawan Senin, 06 Juli 2009 22:13:39      ||       Dilihat : 3007 Kali

Sinergi & CSR



HIGHLIGHT


Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart
Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA

Woro-Woro



 
 

 
Designed & Developed By Solusi-IT.Com