Ada yang unik dari setiap proses pendampingan oleh Masyarakat Mandiri (MM). Ikrar Mitra. Isinya seperti yang tertulis di awal tulisan ini. Ikrar Mitra wajib dihafalkan dan diucapkan mitra dampingan MM setiap pertemuan kelompok dampingan. Ikrar menyentuh hati. Ia bisa berfungsi sebagai pengingat bagi mitra dampingan MM. Karena sebenarnya isi Ikrar Mitra tidak berat, karena bagi ‘mitra yang baik’, hal ini pastinya telah dijalankan setiap hari.
Jakarta - Festival Nasional, Pameran dan Penganugrahan Indonesia
MDGs Awards yang diselenggarakan di Jakarta awal Februari ini di
antaranya mengetengahkan sebuah Talk Show “Warung Anak Sehat”
menghadirkan Dompet Dhuafa bersama Sari Husada sebagai mitra kerjasama
dalam program yang menggarap daerah-daerah rawan gizi buruk.
Seorang ibu dari mitra yang saya dampingi suatu hari curhat tentang anaknya. Lilik namanya. Pemuda pengangguran yang 'lupa rumah'. “Anak kulo meniko sak derenge mlebet wonten Masyarakat Mandiri penggaweane kluyuran mawon mas, nek saking kidul bablas ngalor, nek saking lor bablas ngidul, nggriyo meniko mong diingeti mawon, ngantos tonggo podo celuluk yen Lilik lewat “Cung, omahmu kene lho, ndak wis lali to?”.
Ini catatan kebahagiaan sebagian warga sekitar Situ Gintung Tangerang
Selatan. Koperasi sudah mereka tegakkan di tengah-tengah komunitas
daerah bekas terdampak jebolnya tanggul, kini menyusul toko mereka
dirikan.
Lepas dampingan, lembaga lokal Pacitan makin berkibar. Berkat etos para pengurus Koperasi ISM Manggar Sari yang tinggi untuk maju, mereka panen kepercayaan. Selain bantuan dari menteri, mereka kini dipercaya membangun sentral gula merah sebagai produk unggulan di Pacitan.
Tidak sekadar memberi sambutan, Pak Ismail berusaha lebih mendekatkan frekuensi semangat dirinya dengan gelombang audiens di hadapannya. Ya, Pak Ismail A. Said, Presiden Direktur Dompet Dhuafa tengah berbicara di sebuah acara Temu ISM IV yang diikuti oleh para utusan lembaga lokal dari 23 daerah se-Indonesia. Lembaga lokal dampingan Masyarakat Mandiri-Dompet Dhuafa ini dikenal dengan sebutan Ikhtiar Swadaya Mitra (ISM). Mereka berkumpul di Bogor, 7-9 Desember 2011, di sebuah event tahunan sebagai cara Masyarakat Mandiri merawat keberlanjutan kelembagaan lokal, termasuk komunitas pascadampingan. Berikut sari paparan Pak Ismail di depan peserta Temu ISM IV:
Dulu Kabar Mandiri edisi 13 menulis tentang Siti Komariyah penjual nasi jagung di Surabaya yang tangguh, semangatnya melampaui keadaan ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Tulisan yang Anda baca ini menorehkan Siti Komariyah dari Ciamis yang semangatnya melampaui keadaan fisiknya, demi kemajuan lembaga ekonomi yang ia yakini bisa menopang kesejahteraan warga sekitar.
Bu Sarinah adalah
pedagang getuk lindri, makanan olahan dari singkong. Seorang ibu berputra tiga,
usianya sekitar 45 tahun (Bu Sarinah sendiri lupa kapan tepatnya ia lahir).
Setiap hari Bu Sarinah menjajakan dagangannya di pasar Tanjung Qencana,
tetangga Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, lokasi pendampingan Program
Ketahanan Pangan Singkong di Lampung Timur.
Tangerang - Rangkaian kegiatan Buka Puasa Berkah Ramadhan 1432 H
di pekan ketiga Ramadhan salah satunya digelar di komplek Sitanala
Tangerang. Kepedulian sesame untuk kali ini ditunjukkan dengan berbagi
buka bersama di komplek pembinaan para mantan penderita kusta.
RAMADHAN 1432 H - Program Pasar Berkah Ramadhan 1432 H adalah salah satu program Dompet Dhuafa yang digelar selama Ramadhan 1432 H. Berbeda dengan Pasar Rakyat seperti biasa, Pasar Berkah Ramadhan adalah jenis pasar yang diharapkan kehadirannya selain dapat memberi manfaat, juga dapat memberi berkah bagi para pedagang dan pembeli.