Kamis 23-Feb-2012
Kamis 30 Rab Awal 1433
Video Warung Anak Sehat. Klik Galeri Video!
Menu Utama
Iklan



Hit Counter

 
Versi CetakVersi Cetak
Perempuan Nelayan Produktif
Sidoarjo – Di wilayah pesisir Jawa Timur ini, para perempuan di komunitas nelayan  cukup produktif tak mau kalah dengan para laki-laki yang melaut. Ibu-ibu rumah tangga mengisi waktu luangnya dan membantu perekonomian rumah tangga dengan membuat produk-produk olahan ikan atau bahan baku laut lainnya.
 
Problem pemasaran dan teknik produksi yang masih sederhana tampaknya masih menjadi  kendala dalam mengembangkan omzet hasil olahan ikan. Inilah yang menjadi kepedulian Dompet Dhuafa menggulirkan Program Klaster Mandiri  di wilayah Sidoarjo melalui  Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Aneka Olahan Ikan sejak April 2011. Program bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir  di empat desa sasaran : Desa Segoro Tambak, Desa Banjar Kemuning, Desa Gisik Cemandi, dan Desa Tambak Cemandi,  Kecamatan Sedati - Kabupaten Sidoarjo.
 
Fokus program pada pengembangan produk turunan berbasis sumberdaya perikanan dan kelautan. Saat ini varian produk turunan baru berupa kerupuk kerang, kerupuk kupang, kerupuk ikan payus, kerupuk ikan udang, petis kupang, terasi udang, bandeng presto, bandeng tanpa duri dan ikan asin (mentahan). Komunitas perempuan pembuat olahan ikan tampaknya belum banyak memperhatikan pengemasan produk, terlebih soal sertifikat P-IRT atau halal MUI. Ikhtiar pendampingan di antaranya juga mengajak komunitas memperluas jaringan pemasaran dan pengembangan teknologi tepat guna.
 
Dari sisi kualitas SDM, pendampingan yang dijalankan oleh Masyarakat Mandiri-Dompet Dhuafa  di antaranya memfasilitasi penguatan kapasitas komunitas perempuan nelayan. Salah satu kegiatannya yaitu Training Motivasi Kewirausahaan yang diadakan pada 14 Desember 2011, diikuti oleh 50 mitra dari delapan kelompok.  Training yang berlokasi di Aula Balai Desa Banjar Kemuning ini menghadirkan trainer Munipah dari Masyarakat Mandiri . Trainer mendorong peserta yang terdiri para ibu rumah tangga lebih produktif dengan pekerjaan olahan ikan yang selama ini digelutinya. 
 
Dalam training, trainer mengajak peserta membandingkan antara pekerja versus pengusaha, strategi meningkatkan pendapatan dari wirausaha serta saluran-saluran untuk mengembangkan jaringan wirausaha. Diharapkan dengan pelatihan semacam ini, komunitas perempuan pembuat olahan ikan ini lebih bersemangat dalam berwirausaha melalui usaha yang ditekuninya selama ini. 

Diposting oleh Hery D. Kurniawan
Diposting pada hari Rabu, 04 Januari 2012 11:26:55


<<-- Kembali


Sinergi & CSR



HIGHLIGHT


Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart
Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA

Woro-Woro



 
Spirit



Sepenuh Hati dari Titik Awal
Sepenuh Hati dari Titik Awal
Manifesto Pemberdayaan: Inovasi Tiada Henti
Manifesto Pemberdayaan: Inovasi Tiada Henti
Mimpi untuk  Indonesia
Mimpi untuk Indonesia
With Sweet Potatoes, From Kuningan to Rotterdam
With Sweet Potatoes, From Kuningan to Rotterdam
Hopes and Dreams of ISMs
Hopes and Dreams of ISMs


Photo Gallery


Ismail A. Said, Presdir Dompet Dhuafa bersama jajaran Masyarakat Mandiri, LP POM MUI, dan Pemda Jaka


Video Gallery


Revitalisasi Posyandu dengan Usaha Ekonomi di Tangerang
Revitalisasi Posyandu dengan Usaha Ekonomi di Tangerang
Menjadikan Petani Kelapa Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Kampung Tahu
Kampung Tahu (part2)
Batik Alami
Batik Alami 1
Kecil-kecil Bersertifikat Halal
Ikrar Mitra
Penguatan IRT Snack Ciamis
Pemberdayaan Perempuan Penjual Makanan di Surabaya
Pemberdayaan Perempuan Penjual Makanan di Surabaya (2)
Nabung Gula Buat Sekolah (1)
Nabung Gula Buat Sekolah (2)
Ketahanan Pangan (Singkong) di Lampung
Ketahanan Pangan (Singkong) di Lampung (2)
Warung Anak Sehat

 

 
Designed & Developed By Solusi-IT.Com