|
REPUBLIKA, LEMBAR ZISWAF, Jum’at, Oktober 2006
Sekali tampil, langsung dilirik. Itulah yang dialami para pengrajin dari Bantul yang mengikuti Pameran Produk Ekspor (PPE) di Expo PRJ Kemayoran, 11-15 Oktober 2006. Para pengrajin ini tak lain adalah para korban gempa bumi yang melanda Yogya dan sekitarnya Mei silam.
Beberapa buyer potensial datang dari Polandia, Spanyol, Malaysia, Inggris, Jepang, Singapura dan Amerika Serikat. Para buyer berskala internasional mengaku tertarik dengan produk-produk para pengrajin yang tergabung dalam Konecraft Bantul.
Hasil kerajinan (handycraft) yang melibatkan 24 pengrajin ini berupa barang-barang fungsional seperti matras kayu, tatakan lilin, pembatas ruang, keranjang, westafel , lampu hias dan sebagainya. Bahan-bahan yang digunakan terdiri dari pakis, bambu, rotan, kayu limbah, pandan, mendong, eceng gondok, lontar, pelepah pisang, kerang laut sampai kayu kelapa.
Pameran Produk Ekspor memang merupakan event yang mempertemukan antara produsen dan buyer berskala dunia. Dengan spirit “Yogya Bangkit”, keikutsertaan pada pameran, MM berusaha memfasilitasi pelaku ekonomi Bantul yang turut terkena bencana gempa. Untuk kesempatan kali ini, MM sebagai Jejaring Dompet Dhuafa Republika menggandeng para pengrajin yang tergabung dalam Koperasi Aneka Kerajinan (Konecraft).
Ajang itu juga dimaksudkan untuk mendekatkan MM pada masyarakat pebisnis. Hal ini bertolak dari fokus MM pada pemberdayaan ekonomi yang di antaranya menciptakan jaringan pemasaran bagi produsen yang didampingi. Karena itu, MM juga mengikutsertakan beberapa produk anyaman bambu karya para pengrajin anyaman wilayah kantong pekerja migran (TKI) Sukabumi di stand pameran.
|