Minggu 20-Mei-2012
Ahad 28 Jam Akhir 1433
Website ini bisa diakses versi mobile-nya di gadget Anda!
Menu Utama
Iklan





Hit Counter

 
Tentang Kami

MASYARAKAT MANDIRI

Masyarakat Mandiri memiliki misi utama menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan sosial secara terintegrasi dan berkelanjutan. Visi kami adalah menjadi perusahaan sosial pemberdayaan masyarakat yang terpercaya dan profesional.

Dalam naungan perusahaan berbadan hukum, PT Karya Masyarakat Mandiri yang lebih dikenal dengan nama Masyarakat Mandiri merupakan salah satu unit jejaring Dompet Dhuafa yang memiliki kegiatan melakukan pemberdayaan  masyarakat bidang ekonomi. Secara kelembagaan, diharapkan perusahaan mampu berswadaya dalam pengelolaannya secara berkelanjutan dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang tidak berdaya. Sebagai bagian dari jejaring Community Entreprise, PT Karya Masyarakat Mandiri memiliki tanggung jawab mengembangkan nilai-nilai etika, termasuk komitmen untuk membangun kapasitas lokal. Perusahaan bertanggung jawab kepada masyarakat luas untuk dampak sosial, lingkungan dan ekonomi.

 

Secara historis, Masyarakat Mandiri lahir dan berkembang tidak lepas dari peran Dompet Dhuafa. Dompet Dhuafa sebagai lembaga yang berkhidmat pada pengelolaan zakat infak shadaqah (ZIS) selalu berinovasi dalam setiap programnya. Pada awal program pemberdayaan Dompet Dhuafa, terutama pemberdayaan ekonomi, selain dimulai dengan bantuan-bantuan permodalan perorangan, lembaga ini juga turut mengupayakan pembangunan jaringan ekonomi umat dengan pendirian Baitu’l-Maal Wa’t-Tamwil (BMT). Di sisi lain, model pemberdayaan kelompok mulai dikembangkannya Program Pengembangan Kemandirian Masyarakat (P2KM) yang kemudian dikenal dengan nama Masyarakat Mandiri (MM).  Pada langkah awal (pilot project), MM sementara difokuskan di Bogor, Tangerang, dan Bekasi.  Periode perjalanan program berlangsung dari tahun 2000 hingga tahun 2005. Pada awal Juli 2005, MM memperoleh status sebagai lembaga otonom dari Dompet Dhuafa, dan sejak saat itu MM memiliki struktur organisasi tersendiri dan merupakan salah satu jejaring Dompet Dhuafa yang berikhtiar pada kegiatan pengembangan ekonomi di tingkat komunitas yang lemah dan kurang beruntung (disadvantaged groups).

Misi, visi dan nilai-nilai yang dikembangkan Masyarakat Mandiri sejak kelahirannya bertolak dari isu-isu kemiskinan yang masih berkembang dan membutuhkan penyelesaian dalam bentuk model program yang menyeluruh dan terpadu. Peran dan posisioning Masyarakat Mandiri di sini untuk menguatkan fungsi mediator program guna menjembatani kepentingan di tingkat pemerintah, perusahaan dan lembaga donor dengan masyarakat dalam rangka pemberdayaan berbasis komunitas.  Masyarakat Mandiri akan terus berupaya memfasilitasi dan mendorong kemandirian masyarakat miskin menuju kehidupan yang lebih sejahtera.  


Setiap upaya menanggulanginya memerlukan pendekatan komprehensif, integral dan berkelanjutan karena kompleksitas problematika kemiskinan. Upaya yang dipilih Masyarakat Mandiri adalah pengembangan kapasitas dan perluasan kesempatan bagi kelompok miskin. Hal ini berkaitan erat dengan konsep pemberdayaan masyarakat di mana proses pemberdayaan bertitik tolak untuk memandirikan masyarakat agar taraf hidupnya meningkat, serta mengoptimalkan sumberdaya alam dan manusia setempat.  Pemberdayaan ekonomi yang menyentuh sektor usaha mikro dan kecil, juga dapat berintegrasi dengan bidang pendidikan dan kesehatan melalui pendampingan komunitas yang memiliki potensi ekonomi di perdesaan miskin, pesisir dan perkotaan baik di seluruh Indonesia.  


VISI


Menjadi perusahaan sosial pemberdayaan masyarakat yang terpercaya dan profesional.

 

 

MISI


1.  Menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan sosial secara  

     terintegrasi dan berkelanjutan.
2.  Menyelenggarakan bisnis berbasis kewirausahaan sosial beserta bisnis ikutannya.
3.  Menyelenggarakan pengembangan kapasitas sumberdaya organisasi bagi terwujudnya 

     integritas, kepercayaan dan profesionalisme.

Dari tahun 2000, MM menjalankan program pemberdayaan masyarakat di

1. 123 desa/kelurahan

2. 81 kecamatan

3. 36 kabupaten/kota

4. 13 propinsi

Laporan Keuangan Terakhir
ARAH PROGRAM

1.  Penyadaran
  • Proses pengenalan potensi diri dan lingkungan
  • Membantu komunitas untuk merefleksikan dan memproyeksikan keadaan dirinya, baik dalam berinteraksi dengan kekuatan-kekuatan domestik maupun kekuatan global, dalam bentuk informasi, teknologi, modal sosial, budaya dan peluang politik.

2.  Pengorganisasian  
  • Organisasi dan kelembagaan harus berawal dari prakarsa masyarakat secara sukarela
  • Penguatan organisasi

3.  Kaderisasi  
  • Mempersiapkan kader-kader pengembangan keswadayaan lokal yang akan mengambil alih tugas pendampingan setelah program berakhir
  • Kader-kader berasal dari penduduk lokal yang dipilih oleh masyarakat secara partisipatif dan musyawarah
  • Ukuran keberhasilan kaderisasi dapat dilihat dari kemampuan kader lokal untuk memainkan peran sebagai pendamping, sebelum program berakhir, yang ditentukan oleh penilaian masyarakat.

4.  Dukungan Teknis
  • Penguasaan sumberdaya informasi
  • Teknologi tepat guna

5.  Pengelolaan Sistem  
  • Memperlancar upaya masyarakat memperoleh kebutuhan, baik secara individu maupun secara berkelompok, dalam sistem mata pencaharian yang berkelanjutan (sustainable livelihood system)
  • Mempertemukan kepentingan lintas pelaku  (multistakeholders).
  • Keterkaitan antar organisasi lokal dan pasar, antar badan-badan perwakilan di aras yang lebih tinggi dan sebagainya.


PENDEKATAN PROGRAM

  • Pembentukan kelompok secara partisipatif
  • Pendampingan langsung
  • Penumbuhan kader lokal
  • Pengembangan kelembagaan komunitas
  • Menjalin kerjasama lintas pelaku (multistakeholder)

KOMPONEN PROGRAM

  • Pembiayaan usaha mikro berbasis kelompok
  • Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia
  • Pengembangan kelembagaan komunitas
  • Pemupukan modal swadaya
  • Pembangunan jaringan dan sinergi
  • Pengembangan informasi dan teknologi tepat guna

 
TAHAPAN PROGRAM

Pra-persiapan
Persiapan
Pelaksanaan program
  • Sosialisasi program pada level komunitas
  • Melakukan kajian keadaan komunitas secara partisipatif
  • Menemukenali masalah, potensi dan kelompok sasaran
  • Pembentukan kelompok
  • Pendampingan:  Perintisan dan penumbuhan,  Penguatan (usaha, manajemen organisasi, jaringan dan permodalan),
  • Pemandirian,  Pembentukan kader komunitas

 
Pelepasan program
  • Kader komunitas siap mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan program, keuangan dan kelembagaan
  • Lembaga komunitas mempunyai aspek legal dan kapasitas yang memadai untuk mengakses kerjasama dengan pihak-pihak terkait di luar komunitas (multistakeholder).

Struktur Organisasi MM

Direktur Eksekutif                              : Armie Robi
Manager Program                              : Munipah
Manager Marketing dan Komunikasi    :  Dessy Sonyaratri
Manager Keuangan dan Operasional    : Leni Marlina
Supervisor Program                            :
                                                          Dede Sukiaji
                                                          Ahsin Alighori

Koordinator Program                           : Rudi Dwi Setiyanto
                                                          Ardian Indra Putra                                                                                 Nurhamdani
                                                          Nurhayati
                                                          Sutisna Ahmad

Koordinator Komunikasi                       : Hery D K

Koordinator General Affair                    :  Rofi’ah


Staf Marketing                                    :  Muhamad Solehudin

Staf Pengembangan Bisnis                   :  Agresta Priatama

Staf  Akuntansi                                   :   Herawati

Staf  Keuangan                                   :   Arifah Nilna Al-Najah

Staf Keuangan Program                       :   Nolita Nurfiani

Pendamping                                       :      

            Didik Ciptadi
            Ariansyah
            Ahmad Syarif
            Amelia
            Livson
            Muh. Faozan
            Yuni Lestari
            Luluk Khisbiyah
            Syefanil Fariton
            Widi Hartanto
            Puspita Dwi Anggraini
            Sahrul

Mitra kerja sama Masyarakat Mandiri:

1. Bank Danamon Syariah
2. PT Arun NGL
3. Exxon Mobil Oil
4. Telkomsel Siaga
5. GAP Inc
6. PT. Billpas
7. PT. Pupuk Kaltim, Bontang
8. GarudaFood
9. PT Jasamarga
10. Yayasan Tazkia Amythas
11. Masjid An-Nashr Bintaro
12. Yayasan Al Ittihad Legenda Wisata Cibubur
13. DKM Darussalam Kota Wisata Cibubur
14. LAZ An-Nuur Indonesia Power
15. F Technopark IPB
16. Universitas Islam Negeri Jakarta
17. PP Aisyah-AUSAID
18. Oxfam
19. Church World Service (CWS)
20. Japan International Cooperation Agency (JICA)
21. Dompet Dhuafa Perwakilan Hongkong
22. Baznas
23. Dompet Dhuafa Perwakilan Kaltim
24. Pemda Kab.Tanggamus, Lampung
25. PUMITA Hongkong

26.The Body Shop Foundation

27. PT Tirta Investama (Aqua Danone)

28. PT Ajinomoto

29. Perum Jamkrindo

30. Bank Indonesia Lampung

31. Dinar Peduli Sukoharjo

32. Disperindagkop dan UMKM Kab. Pakpak Bharat - Sumatera Utara

33. PT Sari Husada

34. PT Indocement

35. Koperasi Kusuma Tiara

36. Koperasi Pesona Mitra

37.  Bank Indonesia

 

 


Sinergi & CSR



HIGHLIGHT


Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart
Program Kelompok Pengusaha Makanan Sehat (KPMS) Kerjasama dengan Hypermart
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN PERKOTAAN KERJASAMA DENGAN KESUMA TIARA

Woro-Woro



 
 

 
Designed & Developed By Solusi-IT.Com