Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Taqabbalallahu minna waminkum!
Menu Utama
Iklan







Hit Counter

 
Versi CetakVersi Cetak

32 Persen Jajanan Anak Sekolah Tidak Sehat

Republika, Tue, 01/05/2010 - 00:00

MATARAM - Hati-hati dengan jajanan anak sekolah. Di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan sebanyak 32 persen jajanan anak sekolah yang dijual di lingkungan sekolah tergolong tidak sehat.

Hasil penelitin Balai Besar Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Mataram, mencatat, data tiga tahun terakhir ditemukan 32 persen dari 100 sampel jajanan anak sekolah yang diuji di laboratorium tidak memenuhi persyaratan. Secara nasional, kejadian luar biasa (KLB) di sekolah tahun 2006 sebanyak 34 kasus keracunan siswa, atau 21,79 persen dari 156 kasus KT .Ft yang terjadi di 25 provinsi di Tanah Air.Jajanan yang tidak sehat tersebut, jelas Kepala BBPOM Mataram. Sri Utami Ekaningtyas, tercemar mikroba-yang melebihi batas. Selain itu, penggunaan bahan tambahan pangan dalam jajanan tersebvt melebihi batas atau menyalahgunakan bahan berbahaya untuk pangan.

Menurut dia, penyalahgunaan bahan berbahaya seperti rhodamin B, boraks, dan formalin atau penggunaan bahan tambahan pangan, seperti pemanis dan pengawet melebihi batas, merupakan faktor penyebab masalah keamanan jajanan anak sekolah. "Kondisi ini dapat mengakibatkan penyakit akibat pangan pada anak-anak, baik secara akut maupun kronis," ujarnya ketika menggelar razia jajanan anak sekolah di sejumlah SD di Kota Mataram, Senin (4/1).
Untuk itu, katanya, pemerinr tah mencanangkan program nasional keamanan jajanan anak sekolah pada 2004. Tindakan yang dilakukan, antara lain, monitoring terhadap jajanan anak sekolah secara rutin dengan mengambil sampel untuk diuji laboratorium terhadap kandungan bahan-bahan berisiko terhadap kesehatan.

Pengambilan sampel dilakukan pada pangan yang dijual di kantin dan pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dasar, mengingat kelompok ini mempunyai tingkat risiko keamanan pangan yang rentan. "Sampel jajanan sekolah yang kita uji laboratorium, seperti minuman berwarna, jelly, es mambo atau es campur, mie, bakso, makanan gorengan, dan makanan ringan yang banyak dijual di lingkungan sekolah," ujarnya.Dia mengatakan, tindak lanjut yang dilakukan terhadap pangan yang tidak memenuhi persyaratan dengan menginformasikan hasil pengujian ke masing-masing sekolah dan melaksanakan penyuluhan kepada pedagang bersama pihak sekolah. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten/Kota.

Tindakan lain, menurut dia, dengan memberikan penyuluhan kepada guru sekolah dasar dan memberikan pembinaan kepada kantin sekolah dalam rangka pemberian piagam bintang keamanan pangan yang merupakan salah satu program Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)."Kita akan terus berupaya meningkatkan pengawasan dengan menjalin koordinasi antara instansi terkait di daerah, agar anak-anak, khususnya yang masih usia dini, bisa mengonsumsi makanan yang layak untuk kesehatan dan kecemasannya," ujarnya. ant. J burtia

Diposting oleh
Diposting pada hari Rabu, 20 Januari 2010 21:45:43


<<-- Kembali


Sinergi & CSR


Pasar Modal Indonesia Bangun Sarana Air Bersih  di Kuningan dan Tangerang
Pasar Modal Indonesia Bangun Sarana Air Bersih di Kuningan dan Tangerang
Asistensi Koperasi Atsiri Wana Tiara
Asistensi Koperasi Atsiri Wana Tiara
Kiprah Bersama Lembaga Mendiang Anita Roddick
Kiprah Bersama Lembaga Mendiang Anita Roddick
4 Tahun Bersama JICA, Menggarap Desa
4 Tahun Bersama JICA, Menggarap Desa
Mendorong Kesejahteraan Warga Seputar PT Arun NGL
Mendorong Kesejahteraan Warga Seputar PT Arun NGL

HIGHLIGHT


 PENGUATAN USAHA MIKRO KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS KLUSTER MAKANAN RINGAN DI CIAMIS
PENGUATAN USAHA MIKRO KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS KLUSTER MAKANAN RINGAN DI CIAMIS
PENGEMBANGAN IRT MINYAK ATSIRI BERBAHAN SEREH WANGI BERBASIS KOMUNITAS PETANI LAHAN KERING
PENGEMBANGAN IRT MINYAK ATSIRI BERBAHAN SEREH WANGI BERBASIS KOMUNITAS PETANI LAHAN KERING
PEMBERDAYAAN PETANI DAN KELUARGANYA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS SINGKONG
PEMBERDAYAAN PETANI DAN KELUARGANYA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS SINGKONG
PROGRAM KPMS SURABAYA
PROGRAM KPMS SURABAYA
Empowerment Program for Cassava Farmers through Developing the Community Based-Agroindustries
Empowerment Program for Cassava Farmers through Developing the Community Based-Agroindustries
Pemberdayaan Pedagang Makanan di Kampus IPB
Pemberdayaan Pedagang Makanan di Kampus IPB
Economic Empowerment Program for Batik-Craftmen at Imogiri-Bantul, Yogyakarta
Economic Empowerment Program for Batik-Craftmen at Imogiri-Bantul, Yogyakarta
Pemberdayaan Ekonomi Korban Tsunami Ciamis
Pemberdayaan Ekonomi Korban Tsunami Ciamis
Gerakan Lima Kilogram Gula untuk Pendidikan
Gerakan Lima Kilogram Gula untuk Pendidikan
Pemulihan Ekonomi Situ Gintung
Pemulihan Ekonomi Situ Gintung
Telkomsel Berbagi Kemandirian
Telkomsel Berbagi Kemandirian
Ketahanan Pangan - Pemberdayaan Petani Ubi Jalar Kuningan
Ketahanan Pangan - Pemberdayaan Petani Ubi Jalar Kuningan
Pemberdayaan Kelompok Pengusaha Makanan Sehat
Pemberdayaan Kelompok Pengusaha Makanan Sehat
Micro Enterprise Empowering Program
Micro Enterprise Empowering Program

Woro-Woro


Protect Your System
Protect Your System
PELATIHAN PENDAMPING COMMUNITY DEVELOPMENT 2010
PELATIHAN PENDAMPING COMMUNITY DEVELOPMENT 2010

 
Spirit



Agar ISM Menjadi Lembaga Pembelajar
Agar ISM Menjadi Lembaga Pembelajar
“FACE TO FACE WITH MACHETE”
“FACE TO FACE WITH MACHETE”
SOCIAL ENTREPRENEUR : NOT ONLY GIVING THE HOOK
SOCIAL ENTREPRENEUR : NOT ONLY GIVING THE HOOK
BUILDING PARTNERSHIP FOR COMMUNITY STRENGTHENING
BUILDING PARTNERSHIP FOR COMMUNITY STRENGTHENING
SOCIAL WORKER VS SOCIAL ENTREPRENEUR
SOCIAL WORKER VS SOCIAL ENTREPRENEUR


Photo Gallery




Video Gallery


Klip Versi Batik Giriloyo
KLIP SPIRIT TAHU 2009
KLIP Jagung
Mursidi dari Desa Muara
REVITALISASI POSYANDU DI TANGERANG 2008
REVITALISASI POSYANDU DI TANGERANG 2007
REVITALISASI POSYANDU DI TANGERANG 2008 Bag. II
Pemberdayaan Keluarga Pekerja Migran
Pemberdayaan Keluarga Pekerja Migran - bag II
IKRAR MITRA
Griya Industri Gula Kelapa Pacitan
Micro  Entreprise Empowering Program Lhokseumawe

 

 
Designed & Developed By Solusi-IT.Com