Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Taqabbalallahu minna waminkum!
Menu Utama
Iklan







Hit Counter

 
Versi CetakVersi Cetak

Awas! Formalin Marak di Jajanan Sekolah
 
(inilah.com/Dokumen)
INILAH.COM, Semarang - Petugas BBPOM Semarang menemukan beberapa jajanan sekolah yang mengandung zat-zat berbahaya bagi manusia saat melakukan pemeriksaan rutin makanan di sejumlah sekolah dasar (SD).

Pemeriksaan rutin jajanan sekolah dengan menggunakan cairan khusus dan sinar ultraviolet ini dilakukan di SD Negeri Pendrikan Tengah 01-02 di Jalan Sadewa Semarang dan SD Masehi di Jalan Imam Bonjol Semarang, Selasa (5/1).

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Supriyanto Utomo menjelaskan dari beberapa jajanan sekolah yang diperiksa ternyata ditemukan dua produk jajanan yang mengandung zat berbahaya. "Zat berbahaya yang ditemukan adalah formalin yang ditemukan pada mi goreng dan Rhodamin B (pewarna tekstil) ditemukan pada kerupuk," katanya.

Zat berbahaya itu, menurut dia, bisa merusak organ penting seperti ginjal, lever, dan juga bersifat karsenogenik atau mengakibatkan penyakit kanker. Supriyanto mengatakan, dengan adanya temuan zat berbahaya di jajanan sekolah ini pihaknya akan memberi pembinaan kepada pengelola kantin sekolah agar tidak lagi menjual makanan-makanan tersebut.

"Bagi penjualnya akan kita beri pembinaan dan melarang untuk tidak menjual jajanan sekolah yang mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh," imbuhnya.

Ia melanjutkan, pemeriksaan rutin terhadap makanan yang tidak sehat bagi tubuh ini akan terus dilakukan dengan tempat yang berbeda. Seperti di pasar-pasar tradisional yang diduga merupakan sumber makanan yang mengandung zat-zat berbahaya.

Sementara itu, pengelola kantin sekolah, Aminah (40) mengaku tidak tahu kalau makanan yang dijualnya mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh manusia. "Saya tidak tahu kalau beberapa jajanan yang dijual ini mengandung formalin dan pewarna tekstil," ungkapnya.
Ia juga berjanji tidak akan menjual makanan yang mengandung zat-zat berbahaya tersebut. Senada dengan Aminah, siswi kelas IV, Anisa juga mengaku tidak tahu kalau jajanan sekolah berupa kerupuk yang sering ia beli tersebut mengandung zat berbahaya.

Kepala Sekolah SD Negeri Pendrikan Tengah 01-02 Semarang, Retnowati Ambawani mengatakan pihaknya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh BBPOM Semarang. Ia mengungkapkan, beberapa waktu yang lalu di sekolah yang ia pimpin juga ditemukan makanan berupa sosis yang mengandung zat berbahaya namun sudah tidak dijual lagi di kantin sekolah.

"Pengelola kantin sekolah yang menjual makanan yang mengandung zat berbahaya ini akan kita larang untuk menjual beberapa makanan yang berbahaya itu karena kasihan pada anak-anak yang mengkonsumsinya dan tidak tahu apa-apa," jelas Retnowati. [*/jib]
 

Diposting oleh
Diposting pada hari Rabu, 20 Januari 2010 21:40:12


<<-- Kembali


Sinergi & CSR


Pasar Modal Indonesia Bangun Sarana Air Bersih  di Kuningan dan Tangerang
Pasar Modal Indonesia Bangun Sarana Air Bersih di Kuningan dan Tangerang
Asistensi Koperasi Atsiri Wana Tiara
Asistensi Koperasi Atsiri Wana Tiara
Kiprah Bersama Lembaga Mendiang Anita Roddick
Kiprah Bersama Lembaga Mendiang Anita Roddick
4 Tahun Bersama JICA, Menggarap Desa
4 Tahun Bersama JICA, Menggarap Desa
Mendorong Kesejahteraan Warga Seputar PT Arun NGL
Mendorong Kesejahteraan Warga Seputar PT Arun NGL

HIGHLIGHT


 PENGUATAN USAHA MIKRO KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS KLUSTER MAKANAN RINGAN DI CIAMIS
PENGUATAN USAHA MIKRO KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS KLUSTER MAKANAN RINGAN DI CIAMIS
PENGEMBANGAN IRT MINYAK ATSIRI BERBAHAN SEREH WANGI BERBASIS KOMUNITAS PETANI LAHAN KERING
PENGEMBANGAN IRT MINYAK ATSIRI BERBAHAN SEREH WANGI BERBASIS KOMUNITAS PETANI LAHAN KERING
PEMBERDAYAAN PETANI DAN KELUARGANYA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS SINGKONG
PEMBERDAYAAN PETANI DAN KELUARGANYA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS SINGKONG
PROGRAM KPMS SURABAYA
PROGRAM KPMS SURABAYA
Empowerment Program for Cassava Farmers through Developing the Community Based-Agroindustries
Empowerment Program for Cassava Farmers through Developing the Community Based-Agroindustries
Pemberdayaan Pedagang Makanan di Kampus IPB
Pemberdayaan Pedagang Makanan di Kampus IPB
Economic Empowerment Program for Batik-Craftmen at Imogiri-Bantul, Yogyakarta
Economic Empowerment Program for Batik-Craftmen at Imogiri-Bantul, Yogyakarta
Pemberdayaan Ekonomi Korban Tsunami Ciamis
Pemberdayaan Ekonomi Korban Tsunami Ciamis
Gerakan Lima Kilogram Gula untuk Pendidikan
Gerakan Lima Kilogram Gula untuk Pendidikan
Pemulihan Ekonomi Situ Gintung
Pemulihan Ekonomi Situ Gintung
Telkomsel Berbagi Kemandirian
Telkomsel Berbagi Kemandirian
Ketahanan Pangan - Pemberdayaan Petani Ubi Jalar Kuningan
Ketahanan Pangan - Pemberdayaan Petani Ubi Jalar Kuningan
Pemberdayaan Kelompok Pengusaha Makanan Sehat
Pemberdayaan Kelompok Pengusaha Makanan Sehat
Micro Enterprise Empowering Program
Micro Enterprise Empowering Program

Woro-Woro


Protect Your System
Protect Your System
PELATIHAN PENDAMPING COMMUNITY DEVELOPMENT 2010
PELATIHAN PENDAMPING COMMUNITY DEVELOPMENT 2010

 
Spirit



Agar ISM Menjadi Lembaga Pembelajar
Agar ISM Menjadi Lembaga Pembelajar
“FACE TO FACE WITH MACHETE”
“FACE TO FACE WITH MACHETE”
SOCIAL ENTREPRENEUR : NOT ONLY GIVING THE HOOK
SOCIAL ENTREPRENEUR : NOT ONLY GIVING THE HOOK
BUILDING PARTNERSHIP FOR COMMUNITY STRENGTHENING
BUILDING PARTNERSHIP FOR COMMUNITY STRENGTHENING
SOCIAL WORKER VS SOCIAL ENTREPRENEUR
SOCIAL WORKER VS SOCIAL ENTREPRENEUR


Photo Gallery




Video Gallery


Klip Versi Batik Giriloyo
KLIP SPIRIT TAHU 2009
KLIP Jagung
Mursidi dari Desa Muara
REVITALISASI POSYANDU DI TANGERANG 2008
REVITALISASI POSYANDU DI TANGERANG 2007
REVITALISASI POSYANDU DI TANGERANG 2008 Bag. II
Pemberdayaan Keluarga Pekerja Migran
Pemberdayaan Keluarga Pekerja Migran - bag II
IKRAR MITRA
Griya Industri Gula Kelapa Pacitan
Micro  Entreprise Empowering Program Lhokseumawe

 

 
Designed & Developed By Solusi-IT.Com